23
Feb
10

Malaikat di rumahmu

Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan : “Para malaikat di sini mengatakan bahawa esok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara aku hidup di sana, aku begitu kecil dan lemah”?
Dan Tuhan menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu.”
“Tapi di sini, di dalam syurga, apa yang pernah aku lakukan hanyalah menyanyi dan ketawa. Ini sudah cukup bagiku  untuk berbahagia.”


“Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih bahagia.”
“Dan bagaimana aku bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika aku tidak mengerti bahasa mereka ?”
“Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara.”
“Dan apa yang akan aku lakukan saat aku ingin berbicara kepadaMu ?”
“Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.”
“Aku mendengar bahawa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungiku ?”
“Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya.”
“Tapi, aku pasti akan berasa sedih kerana tidak melihatMu lagi.”
“Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana  kamu bisa kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu.”
Saat itu Syurga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat didengari, dan sang anak bertanya perlahan, “Tuhan, jika aku harus pergi sekarang, bisakah Kamu memberitahuku nama malaikat tersebut ? “Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu.” Ingatlah selalu kasih sayang ibu, berdoalah untuknya dan cintailah dia sepanjang masa.


0 Responses to “Malaikat di rumahmu”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Masa Itu Emas…

Buat Renungan…

"Hidup tidak boleh berpandukan perasaan hati yang kadangkala boleh menjahanamkan diri sendiri. Perkara utama yang harus kita fikirkan ialah menerima sesuatu atau membuat sesuatu dengan baik berlandaskan kenyataan..."

Countdown

Arkib

UNTAIAN KATA-KATA…

Anda pengunjung ke…

Counter Powered by  RedCounter
Diurus & ditadbir oleh lee_sdj@yahoo.com sejak Jan 2010

%d bloggers like this: